Beranda / Berita / Bait Syair Al-Busti di Batu Nisan Aceh

Bait Syair Al-Busti di Batu Nisan Aceh

  | Kamis, 27 April 2017 21:03 WIB

BERKALI saya mengatakan pada diri sendiri bagaimanakah akan jadinya saya apabila tidak menemukan mereka. Barangkali akan demikian sunyi dan terasa asing! Namun Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih telah mempertemukan saya dengan mereka hal mana membuat saya kemudian teramat sulit untuk melepaskan dan meninggalkan negeri ini.

Nisan Malik Ibrahim, Ilie, Ulee Kareng, Banda Aceh. 
Foto: Khairul Syuhada
 

Bait-bait syair Al-Busti yang terpahat di nisan Aceh, yang antara lain terpahat pada batu nisan Maulana Qadhi Ibrahim Syarif bi 'Inayatillah (Wafat 914 H) di kawasan peninggalan sejarah Samudra Pasai, dan pada batu nisan Malik Ibrahim (Wafat 930 H) di kawasan peninggalan sejarah Aceh Darussalam, telah dinukilkan oleh Az-Zauzaniy (wafat 431 H) dalam karya tekenalnya "Hamasah Azh-Zhurafa'".

Bait-bait syair Al-Busti yang dipahat dengan khath indah pada kedua batu nisan tersebut baik pula untuk menjadi bahan renungan, dan kiranya itu pula yang diinginkan oleh pendahulu kita, mereka ingin mengingatkan dan berpesan sebab tak diragukan mereka mencintai kita sebagaimana kita mencintai generasi masa depan negeri ini. Negeri di mana Islam telah bersemi dalam warna termegahnya di belahan ini.

Bait syair Al-Busti pada nisan Malik Ibrahim,Ilie,
Ulee Kareng, Banda Aceh.
Foto: Khairul Syuhada
 

Inilah terjemahan bait-bait tersebut:
 

Wahai Yang Mengembalikan tulang-belulang raja jadi hidup lagi

Dan Yang Menggabungkan dengan adil perkara yang telah bertebaran

Manusia yang meninggalkan-Mu masih saja pergi menyembah selain-Mu

Sedangkan dadanya [seperti] dicincang gergaji terbelah-belah

Allahumma shali 'ala Sayyidina Muhammad wa Sallim Tasliman katsiran, wal Hamdulillah Rabbil 'Alamin.


Oleh: Musafir Zaman

(Dikutip dari akun facebook Musafir Zaman di Group Mapesa).[]Sumber:mapesaaceh.com

Editor: THAYEB LOH ANGEN