Ikat Pinggang (GAyo; ketawak)
Uraian Singkat : Sehelai ikat pinggang, ditenun dengan benang merah, putih, hitam (katun). Kedua ujung berumbai-rumbai. Kain ini biasa dipakai pada upacara adat.
 
Ikat Pinggang (Gayo; Ketawak)
Uraian Singkat : Ikat pinggang ini ditenun dari katun warna merah, putih, ujungnya berumbai-rumbai.
 
Ikat Pinggang (gayo; ketawak)
Uraian Singkat : Sehelai kain tenunan dari daerah Gayo. Bahan dari katun, warna merah, dihiasi sulaman dari benang putih motif kertas tempel. Pada kedua ujung terdapat rumbai-rumbai dari benang. Kain ini biasa digunakan sebagai ikat pinggang pada pesta perkawinan.
 
Ikat Pinggang/Taoe keuieng
Uraian Singkat : Ikat pinggang ini terbuat dari kuningan disepuh emas, terdiri dari sepuluh buah lempengan yang digabungkan. Segitiga lempengan yang dihiasi dengan ukiran motif tumbuhan dan bintang. Ikat pinggang merupakan satu-satunya perhiasan yang digunakan oleh wanita Aceh.
 
Jagung
Uraian Singkat : Dulu rakyat Aceh menggunakan jagung sebagai makanan pokok. Sebagai makanan sampingan dan makanan ternak.
 
Jala (Jeue)
Uraian Singkat : Jala (jeue) dipergunakan untuk menangkap ikan, Dibuat dari benang nilon yang dirajut. Untuk pemberatnya dipakai rantai timah hitam.
 
Jamboh (sejenis penangkap ikan)
Uraian Singkat : Jamboh adalah penangkap ikat, terbuat dari serat ijuk yang dirajut sehingga berbentuk kerucut. Pada bagian mulut terdapat lingkaran rotan.
 
Jangkat
Uraian Singkat : Sebuah jangkat terbuat dari bambu, rotan dan tikar, serta kaleng. Untuk tempat barang yang akan di angkat.
 
Jangkat
Uraian Singkat : Sebuah jangkat terbuat dari bambu, upih, tikar dan rotan. Digunakan untuk membawa hasil dagangan.
 
Jangkat (ambong)
Uraian Singkat : Jangkat/ambang sejenis alat untuk mengangkut hasil pertanian (perkebunan) seperti tembakau, pala dan lain-lain. Terbuat dari rotan dianyam. Bentuk seperti keranjang empat persegi. Bagian bawah kecil dan melebar ke bagian atas. Mempunyai kaki empat buah, dua buah sangkutan. Terbuat dari ayaman rotan dan tikar. Bagian yang dekat ke badan pembawa dilapisi dengan tikar.
 

« 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 »



x

Login

Use a valid username and password to gain access to the administration console.